Pelapis Aerogel untuk Insulasi Termal, Insulasi dan Penyerapan Suara, Ketahanan terhadap Kelembapan dan Jamur, untuk Atap, Ruang Berjemur (Sunroom), Dinding Eksterior, Dinding Interior, Dinding Pemisah, Kamar Tidur, Ruang Rapat dan Kelas, Karaoke (KTV), Garasi Bawah Tanah, dan Bioskop Rumah Bawah Tanah
Produk ini terutama tersusun dari aerogel silika, dengan karakteristik konduktivitas termal rendah, densitas rendah, dan porositas tinggi. Produk ini menunjukkan sifat insulasi termal, penyerapan suara, penyerapan, serta ketahanan air yang sangat baik, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi di sektor konstruksi, industri, baterai energi baru, perangkat elektronik, tekstil, plastik, dan lain-lain.
- Gambaran Umum
- Produk Rekomendasi
Deskripsi
| Tempat Asal | China |
| Nama Merek | Huacheng |
| Ketentuan Pembayaran | T/T, L/C, PayPal, Western Union, Tunai |
Sebagai salah satu dari sepuluh bahan baru terkemuka abad ke-21, aerogel menunjukkan karakteristik seperti konduktivitas termal rendah, porositas tinggi, kecepatan rambat suara rendah, impedansi akustik yang dapat diatur dalam rentang lebar, serta stabilitas kimia—sehingga memberikan prospek penerapan yang luas di bidang konstruksi.
Produk ini terutama menawarkan fungsi-fungsi berikut:
Insulasi Termal: Menjaga bangunan tetap hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas.
Insulasi dan Penyerapan Suara: Secara efektif mengurangi kebisingan udara (airborne noise), dengan peredaman kebisingan hingga 25 dB.
Tahan Kelembapan dan Jamur: Mencegah kondensasi dinding, pertumbuhan jamur, serta pengelupasan cat atau lapisan dinding.
Lapisan pelapis ini yang hanya setebal satu milimeter dan diaplikasikan secara merata pada bangunan mampu secara bersamaan mencapai insulasi termal, penyerapan suara, serta ketahanan terhadap kelembapan dan jamur.
Dibandingkan dengan bahan konvensional seperti wol batu, kapas peredam suara, dan panel akustik, pelapis aerogel menawarkan keunggulan-keunggulan berikut:
1. Kinerja Insulasi Termal Unggul: Konduktivitas termal pelapis aerogel umumnya berkisar antara 0,03 W/(m.K) hingga 0,04 W/(m.K), sehingga lebih efektif dalam mencegah perpindahan panas dibandingkan bahan insulasi konvensional seperti papan wol batu. Pelapis aerogel setebal 2 mm dapat memberikan kinerja setara dengan papan wol batu setebal 50–70 mm.
2. Insulasi Suara dan Peredaman Kebisingan yang Sangat Baik: Jaringan luas pori-pori kecil yang saling terhubung di dalam aerogel menyebabkan gelombang suara mengalami gesekan berulang dan kehilangan energi, sehingga mencapai efek insulasi suara dan peredaman kebisingan. Efek ini setara dengan kapas peredam suara, sekaligus menghemat ruang.
3. Bobot Lebih Ringan: Aerogel merupakan salah satu bahan padat paling ringan di dunia, dengan densitas hanya 0,003–0,012 g/cm³. Bobotnya jauh lebih ringan dibandingkan bahan seperti wol batu, sehingga mengurangi beban pada bangunan dan menurunkan risiko lepasnya lapisan insulasi akibat beban berlebih.
4. Ketahanan Cuaca yang Lebih Kuat: Aerogel sepenuhnya bersifat hidrofobik, dengan tingkat penolakan air 99% atau lebih tinggi. Aerogel tahan terhadap penyerapan air dan degradasi, sehingga mempertahankan kinerja yang stabil di lingkungan alami yang kompleks. Hal ini mencegah kegagalan insulasi akibat penyerapan air, sedangkan material tradisional seperti wol batu dapat mengalami masalah kinerja akibat paparan air dan penuaan.
5. Pemasangan yang Lebih Nyaman: Pelapis aerogel dapat diaplikasikan dengan berbagai metode, seperti penyemprotan, pengolesan, atau pengaplikasian menggunakan spatula, sehingga mudah disesuaikan dengan berbagai struktur bangunan dan bentuk permukaan. Proses pemasangannya sederhana, memerlukan tenaga kerja terampil dalam jumlah lebih sedikit, serta memiliki siklus pemasangan yang lebih singkat dibandingkan proses pemasangan material insulasi tradisional yang lebih rumit.
6. Kinerja Lingkungan yang Lebih Baik: Pelapis aerogel menggunakan air sebagai pelarut, tidak mengandung senyawa organik volatil (VOC), serta memiliki emisi VOC yang rendah. Pelapis ini tidak beracun dan tidak berbahaya, bahkan mampu menyerap zat-zat berbahaya. Pelapis aerogel ramah lingkungan di seluruh tahap—mulai dari produksi, penerapan, hingga penggunaan—sejalan dengan prinsip rendah karbon.
7. Integrasi Multifungsi: Selain insulasi termal, penyerapan suara, dan tahan kelembapan, pelapis aerogel juga memberikan perlindungan tahan air, tahan korosi, dan tahan aus. Pelapis ini menawarkan perlindungan komprehensif bagi bangunan, sedangkan bahan seperti wol batu dan kapas peredam suara memiliki fungsi yang relatif terbatas.
8. Masa Pakai Lebih Panjang: Masa pakai pelapis aerogel dapat melebihi 15 tahun, yaitu 3–5 kali lebih lama dibandingkan bahan insulasi konvensional. Hal ini mengurangi biaya perawatan dan perbaikan.
Pelapisan Aplikasi :
Lapisan ini menunjukkan daya lekat yang sangat baik, menempel kuat pada berbagai bahan dekoratif, logam, kaca, dll. Lapisan ini dapat digunakan sebagai lapisan antara atau primer.
Untuk konstruksi dinding umum, lihat diagram di sebelah kiri.
Lapisan ini digunakan sebagai lapisan antara.
Jika substrat dinding dalam kondisi baik dengan tingkat kerataan tinggi, lapisan ini dapat digunakan sebagai primer.
Metode Aplikasi: Dapat diaplikasikan dengan spatula, roller, atau semprot.
![]() |
![]() |
Langkah-langkah Konstruksi:
1. Aplikasi Primer: Primer berfungsi untuk menyegel dinding, meningkatkan daya lekat cat akhir, serta mencegah efloresensi alkali dari dinding. Aplikasikan satu lapisan primer secara merata, pastikan tidak ada bagian yang terlewat.
2. Aplikasi Cat Akhir: Cat akhir merupakan tahap terakhir dalam konstruksi dinding, biasanya diaplikasikan dalam dua lapisan. Aplikasikan cat akhir secara merata untuk menghindari perbedaan warna dan aliran (sagging). Selama proses aplikasi, pastikan jendela dan pintu tertutup rapat guna mengurangi sirkulasi udara, sehingga kualitas lapisan cat tetap terjaga.
3. Pemeriksaan dan Pemeliharaan: Setelah konstruksi selesai, periksa permukaan dinding untuk masalah seperti retak atau mengelupas. Selain itu, selama periode setelah lapisan kering (biasanya dalam waktu 10 hari), hindari kontak dengan permukaan dinding guna mencegah kerusakan pada lapisan cat.


