Lantai Pasir Berwarna Epoksi Self-Leveling | Untuk Proyek Komersial, Industri, dan Perumahan Kelas Tinggi
Tipe Produk: Bahan lantai pasir berwarna berbahan epoksi berkinerja tinggi dengan kemampuan meratakan diri.
Skenario Aplikasi Utama: Vila, gedung perkantoran, garasi bawah tanah kelas atas, pabrik energi baru, pabrik farmasi.
Skenario Aplikasi yang Diperluas: Berbagai ruang komersial, rumah sakit, sekolah, serta bangunan publik dan institusional lainnya.
Keuntungan Produk: Alternatif hemat biaya dibandingkan teraso, marmer, dan ubin lantai.
- Gambaran Umum
- Produk Rekomendasi
- Tersedia dalam berbagai pilihan warna, efek dekoratif yang baik, indah dan elegan;
- Ketahanan aus yang sangat baik, ketahanan beban berat, serta fleksibilitas yang unggul;
- Pemasangan sederhana, biaya tenaga kerja rendah.
Pengenalan produk
| Tempat Asal | China |
| Nama Merek | Huacheng |
| Jumlah pesanan minimum | 500kg |
| Rincian Kemasan | 25kg |
| Ketentuan Pembayaran | T/T, L/C, PayPal, Western Union, Tunai |
Spesifikasi
| Tidak. | Item | Indikator Teknis | Standar uji | |
| 1 | Kandungan padatan | >98% | GB/T 22374-2018 | |
| 2 | Konsentrasi Massa Senyawa Organik Volatil (VOC), g/L | ≤60 | GB/T 22374-2018 | |
| 3 | Warna dan penampilan | Warna seragam, permukaan halus dan rata | Visual | |
| 4 | Waktu Pengeringan (jam) | Permukaan kering | ≤8 | GB/T 22374-2018 |
| Keras Kering | ≤24 | |||
| 5 | Kekuatan Ikatan Tarik, MPa (Kondisi Standar) | ≥2 | GB/T 22374-2018 bagian 6.3.9 | |
| 6 | Kekerasan (Shore Durometer, Tipe D) | ≥75 | GB/T 22411-2008 | |
| 7 | Ketahanan terhadap benturan | bola baja 500 g, ketinggian 100 cm, lapisan pelapis tidak menunjukkan retak atau terkelupas | GB/T 22374-2018 | |
| 8 | Ketahanan Abrasi (750 g/500 putaran, CS-17), g | ≤0.03 | GB/T 1768-2006 | |
| 9 | Ketahanan air | 168 jam: tidak terjadi penggelembungan, tidak terkelupas, perubahan warna ringan diperbolehkan, pemulihan setelah 2 jam | GB/T 9274-1988 | |
| 10 | Tahan Minyak | 72 jam: tidak terjadi penggelembungan, tidak terkelupas, perubahan warna ringan diperbolehkan | GB/T 9274-1988 | |
| (Bensin #120) | ||||
| 11 | Ketahanan terhadap basa | 72 jam: tidak terjadi penggelembungan, tidak terkelupas, perubahan warna ringan diperbolehkan | GB/T 9274-1988 | |
| (NaOH 20%) | ||||
| 12 | Kekuatan kompresi, Mpa | ≥45 | GB/T 22374-20 | |
Lantai dekoratif komposit baru kelas atas yang ramah lingkungan, estetis menarik, sangat tahan aus, tahan tekanan tinggi, daya rekat sangat baik, tahan noda, tanpa sambungan (seamless), terintegrasi penuh, dengan efek dekoratif mirip batu dan tekstur berwarna.

Fitur Dan Keunggulan
Aplikasi
Rumah mewah bertipe garasi, gedung perkantoran, garasi bawah tanah kelas atas, gedung pabrik energi baru, gedung pabrik farmasi, berbagai ruang komersial, rumah sakit, sekolah, dll. Dapat menggantikan lantai teraso, marmer, ubin lantai, dll.
![]() |
![]() |
Informasi Produk
Pengepakan
Komponen A: 26,3 kg + Komponen B: 3,7 kg
A:B = 7:1
Umur Simpan
Direkomendasikan untuk digunakan dalam jangka waktu enam bulan dalam kondisi belum dibuka. Jika melebihi masa simpan, diperlukan pengujian sampel; gunakan hanya jika hasilnya normal.
Penyimpanan & Transportasi: Simpan dalam kondisi kering pada suhu 5–30℃, jaga kemasan tetap tertutup, hindari paparan cahaya, simpan di tempat kering, serta hindari suhu tinggi dan nyala api terbuka.
Detail Konstruksi
Kondisi Konstruksi
Aplikasi kisaran suhu lingkungan: 10–35 ℃, kisaran kelembapan aplikasi <80%. Suhu substrat harus minimal 3 ℃ di atas suhu titik embun udara. Gunakan produk khusus musim dingin bila suhu di bawah 20 ℃. Kondisi ventilasi: Pastikan area pengerjaan memiliki ventilasi yang memadai dan bebas debu. Namun, hindari angin kencang untuk mencegah debu memengaruhi penampilan permukaan.
Catatan:
Produk ini tidak cocok untuk area yang terpapar sinar matahari langsung atau intensitas UV tinggi.
Perlakuan Substrat
1. Semua lantai beton baru maupun bekas harus memiliki kekuatan beton minimal C25. Bersihkan noda permukaan dan material yang longgar hingga tercapai permukaan beton yang kokoh.
2. Untuk beton baru, pastikan lantai telah melewati masa perawatan (curing), dan kandungan kelembapannya ≤6% (diuji menggunakan moisture meter beton TRAMEX CME4). Gunakan alat shot blasting portabel atau peralatan penggilingan untuk memperlakukan permukaan beton guna mencapai kekasaran permukaan yang sesuai.
3. Untuk lapisan cat yang sudah ada, amplas atau giling lapisan cat lama yang longgar atau tidak kompatibel hingga permukaan beton terbuka. Lapisan cat yang bersih, kering, dan kompatibel secara struktural boleh tidak dihilangkan.
4. Untuk lantai yang terkontaminasi minyak, jika minyak secara serius memengaruhi daya rekat pelapis terhadap substrat, area yang terkontaminasi minyak harus dihilangkan secara menyeluruh dan digiling. Konsultasikan dengan departemen teknis atau teknik perusahaan untuk dokumentasi rinci mengenai perlakuan substrat.
METODE PEMBANGUNAN
Metode: Pengaplikasian dengan Sekop Perata (Troweling)
Untuk aplikasi dengan sekop perata (trowel), pilih sekop perata dengan panjang takik yang sesuai berdasarkan ketebalan yang diinginkan. Ketebalan pelapis sangat bergantung pada laju aplikasi; secara umum, pilih sekop perata dengan panjang takik 3 mm.
Selama proses aplikasi, roller pin harus digunakan untuk menembus lapisan pelapis. Hal ini membantu mencegah terbentuknya gelembung dan dapat menghasilkan efek permukaan yang seragam, sehingga menghilangkan lapisan laitance permukaan.
Perhatikan perbedaan antar-batch selama pelaksanaan konstruksi; usahakan melakukan aplikasi secara kontinu pada area-area yang telah dibagi guna meminimalkan perbedaan warna antar-batch.
Pencampuran
Jangan mencampur bahan dalam jumlah berlebihan. Pastikan pelaksanaan konstruksi dilakukan dalam batas masa kerja (pot life) di bawah kondisi suhu aktual di lokasi. Pertama-tama, aduk Komponen A secara merata, kemudian tambahkan Komponen B sambil terus diaduk. Campurkan menggunakan mixer listrik selama sekitar 1 menit hingga homogen (waktu ini dapat bervariasi tergantung daya dan kecepatan mixer). Jika pencampuran dilakukan secara manual, waktu pengadukan harus diperpanjang menjadi 2–3 menit hingga pengeras dan agregat kuarsa berwarna (bahan utama) tercampur secara merata dan menyeluruh.
Laju Konstruksi
1,6–3 kg per meter persegi
Laju aplikasi yang lebih tinggi menghasilkan ketebalan lapisan yang lebih besar.
Catatan: Laju aplikasi yang terlalu rendah dapat dengan mudah menyebabkan masalah seperti ketidakmampuan menutupi warna dasar, agregat yang terlihat jelas, serta perataan permukaan yang buruk.
Proses Konstruksi Standar
Lapisan pertama: Aplikasikan primer epoksi penetrasi dengan rol.
Lapisan kedua: Aplikasikan lapisan perata mortar epoksi dengan spatula.
Lapisan ketiga: Aplikasikan lapisan pengisi epoksi dengan spatula.
Lapisan keempat: Aplikasikan lapisan atas berwarna epoksi bebas pelarut yang dapat merata sendiri dengan spatula, laju aplikasi 2,0–3,0 kg/m².
Lapisan kelima: Aplikasikan lapisan atas poliuretan berbasis air mengilap dengan rol, laju aplikasi 0,04–0,08 kg/m².
Parameter Aplikasi
| Rasio Pencampuran (Berat) | Komponen A : Komponen B untuk lapisan atas epoksi berwarna yang dapat merata sendiri = 7 : 1; aduk secara menyeluruh setelah dicampur. |
| Waktu pot | Simpan pada suhu ruang. Suhu yang lebih tinggi memperpendek waktu pemakaian setelah pencampuran. Umumnya tidak disarankan melakukan pekerjaan konstruksi bila suhu lingkungan di atas 35℃ atau di bawah 0℃. |
| Tipis | Penambahan pengencer dilarang tanpa izin. |
Detail Pengeringan
Waktu pengeringan
Kering Permukaan: 4 jam; Kering Keras: 48 jam.
Interval Pengulangan Lapisan l
Lanjutkan ke lapisan berikutnya hanya setelah memastikan lapisan sebelumnya benar-benar kering. Secara umum, interval waktu dalam kondisi standar adalah 24 jam.
Layanan
Lalu lintas pejalan kaki ringan dapat dilakukan setelah 48 jam (kering keras). Beban berat memerlukan waktu 7 hari untuk pengeringan sempurna.
Catatan
Waktu pengeringan diukur dalam kondisi standar (25℃, kelembaban 50%), hanya untuk acuan.
Kecepatan pengeringan bervariasi secara signifikan tergantung suhu dan tingkat kelembaban yang berbeda, serta dipengaruhi pula oleh ketebalan lapisan, sirkulasi udara, dan lapisan dasar. Secara umum, waktu pengeringan menjadi lebih singkat saat suhu meningkat dan lebih panjang saat suhu menurun.
Masalah Umum dalam Aplikasi
1. Bekas penggarukan yang parah. Viskositas tinggi dan gaya yang tidak merata selama proses penggarukan menyebabkan bekas yang parah serta distribusi agregat yang tidak merata, terutama lebih terlihat pada warna gelap. Disarankan menggunakan warna lebih terang dan menggulirkan roller berpin maju-mundur di lokasi untuk menghilangkan gelembung, sehingga mengurangi bekas penggarukan dan ketidakmerataan distribusi agregat.
2. Gelembung berlebihan. Laju aplikasi produk yang terlalu tinggi menyebabkan perlambatan relatif dalam proses pecahnya gelembung, serta kegagalan menggunakan roller berpin untuk defoaming. Setelah penggarukan di lokasi, gunakan roller berpin secara maju-mundur, terutama pada suhu tinggi di mana reaksi berlangsung cepat dan gelembung mudah terbentuk.
3. Distribusi agregat yang tidak merata. Bahan ini memerlukan kerataan substrat yang tinggi. Perbedaan ketinggian yang besar menyebabkan aliran produk, sehingga menghasilkan efek distribusi agregat yang tidak merata.
4. Efek distribusi agregat kurang baik, agregat terbuka. Disebabkan oleh laju aplikasi yang rendah. Laju aplikasi yang direkomendasikan adalah lebih dari 2 kg/m².
Perhatian
1. Kisaran suhu lingkungan aplikasi: 10–35 ℃. Suhu yang terlalu tinggi menyebabkan reaksi cepat, waktu kerja singkat, dan kemampuan perataan buruk. Kisaran kelembapan lingkungan aplikasi < 80%. Suhu substrat harus minimal 3 ℃ di atas suhu titik embun udara.
2. Suhu yang terlalu rendah akan meningkatkan viskositas. Bahan dapat dipanaskan (misalnya dengan pemanas) sebelum pencampuran proporsional dan aplikasi.
3. Segera setelah aplikasi menggunakan sekop datar (trowel), gunakan roller bergigi (pin roller) untuk menggulung permukaan ke arah kedua sisi guna menghilangkan gelembung udara. Jika muncul bekas aliran warna di beberapa area, gunakan terus-menerus roller bergigi secara bolak-balik hingga bekas aliran tersebut menghilang.
4. Kerataan substrat harus memenuhi persyaratan: deviasi kurang dari 3 mm di bawah mistar lurus 2 m. Jika tidak, masalah aliran dapat terjadi.
5. Laju aplikasi harus memenuhi jumlah yang direkomendasikan.
6. Area lantai dan substrat yang berkualitas buruk memerlukan perlakuan alur (grooving), yang kemudian diisi dengan lapisan perata epoksi bebas pelarut guna mencapai efek penambatan (anchoring).
Ukuran & Panjang Alur
Alur harus vertikal dan teratur. Kedalaman dan lebar alur harus dua kali ketebalan sistem pelapisan. Jaga jarak sekitar 100 mm dari dinding, sejajar dengan dinding, dan luas area tertutup tidak boleh melebihi 20 meter persegi.
Lokasi Alur
Alur harus ditempatkan di dekat kolom, alas, batas konstruksi, sambungan konstruksi, semua tepi, interval koneksi, kolom, pintu masuk, saluran pembuangan, serta pusat penetrasi lantai.
Bahan Pengisi Alur
Lapisan perata epoksi yang dicampur dengan pasir kuarsa. Konsultasikan dengan departemen teknis perusahaan untuk informasi spesifik.


